Senin, 07 Oktober 2013

Pesan Bekal dari Pihak Sekolah Cegah Anak Jajan Sembarangan

Share it Please
SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar, sekolah yang menggunakan sistem fullday dan boarding school ini menerapkan beberapa program. Salah satu program agar anak agar tidak jajan sembarangan adalah pesan bekal dari sekolah.

Siswa SMP ini, dilarang jajan di luar sekolah, hal ini untuk mengindari jajan sembarangan dan alasan lain siswa untuk keluar sekolah. Begitulah pemberitahuan dari sekolah kepada orang tua atau wali siswa.

Berhubung sekolah ini menerapkan dua metode dalam sekolahnya, yaitu siswa pondok pesantren yang biasa disebut dengan program boarding school dengan siswa fullday. Untuk mengindarkan siswa jajan sembarangan solusinya adalah membawa bekal atau pesan bekal dari sekolah. Siswa boarding otomatis mendapat makan siang dari sekolah setiap harinya. Jadi mereka tidak perlu jajan, karena sudah disediakan makanan dengan masakan yang terjamin.


Lalu, untuk siswa yang bukan boarding, mereka disarankan membawa bekal dari rumah setiap hari. Jika mereka tidak mampu membawa bekal dari rumah maka siswa tersebut disarankan untuk memesan bekal dari sekolah. Jadi setiap hari sekolah memberikan makan siang dengan memesan khusus untuk mereka. Siswa boarding dan fullday mendapatkan menu makanan yang sama setiap harinya.

Sekolah menganjurkan siswa untuk membayar uang 60.000 setiap bulannya untuk pesan bekal makanan. Uang sebesar 60.000 ribu itu untuk siswa sistem fullday yang bukan siswa pondok untuk membayar bekal makan siang dari sekolah. Dengan uang sebesar itu siswa mendapatkan makan siang setiap hari kecuali hari senin dan kamis karena mereka dianjurkan untuk puasa senin kamis. Dengan sejumlah itu, diasumsikan sebulan 15 kali mendapat makan siang sehingga dengan rata-rata sehari 4000 rupiah lebih irit dibanding siswa jajan di luar sekolah. Menu lauknya pun setiap hari berbeda-beda setidaknya cukup untuk memenuhi gizi siswa. Bagi yang tidak mau memesan bekal, bisa membawa bekal sendiri dari rumah.

Sekolah juga menganjurkan untuk puasa Senin-Kamis. Puasa Senin Kamis untuk melatih siswa cinta pada amalam sunnah. Selain mendapatkan pahala puasa sunnah, dapat pula mencegah jajan sembarangan. Sedangkan untuk mencegah jajanan ringan/snack sekolah menyediakan kantin kecil.

Adik saya yang sekolah di SMP Muhammadiyah ini, juga ikut memesan bekal dari sekolah. Selain praktis dan murah,dia terjamin makan siangnya. Maklumlah sistem fullday dari pukul 07.00-15.00 di sekolah membuat adik saya tidak bisa menahan perutnya yang kosong.

Program ini patut diapresiasi dari sekolah-sekolah lain maupun orang tua siswa. Dengan adanya pesan bekal dari sekolah dapat mengurangi kekhawatiran orang tua terhadap makanan yang dimakan anak. Uang saku yang diberikan kepada anak pun tidak perlu terlalu banyak dan menghindarkan anak untuk jajan sembarangan.

Namun program ini masih banyak kendala. Kendala dari sekolah ini yaitu kurangnya pengawasan dari pihak sekolah, sehingga masih banyak siswa yang mencuri-curi kesempatan jajan diluar sekolah. Selain itu pada hari senin kamis siswa yang tertangkap tangan sedang jajan diluar sekolah beralasan mereka tidak puasa.


2 komentar:

  1. bener bener mateng konsep pendidikannya.... mengingat bahaya jajan sembarangan seperti gorengan yang ternyata sangat berbahaya buat kesehatan. Salut sama ini sekolah, semoga ditiru sekolah - sekolah lainnya

    BalasHapus
  2. trimakasih sudah berkunjung

    iya semoga ditiru

    BalasHapus

Developed by Suciana | Designed By Templateism | Seo Blogger Templates