Sabtu, 30 November 2013

Solo Kota Kreatif

Share it Please
Solo kota kreatif, itu menjadi sebuah pernyataan maupun pertanyaan. Mungkinkah solo menjadi kota yang kreatif. Ya memang solo kota kreatif. Di sini bisa di buktikan dalam acara solo creative exkpo (SCE) yang di gelar pada 20-24 November kemarin. Acara ini bekerjasama antara pemerintah soloraya dengan Kadin Solo. Acara ini terbagi menjadi beberapa tempat, dengan masing-masing venue yang berbeda.
bentuk tempat stand pameran
Saya naik bus Nusa A, dan turun di depan benteng Vastenburg. Saat itu di benteng ini sedang ada pagelaran Solo Creatif Expo. Kebetulan sekali, sekali jelajah dua target terlampaui. Dari depan banyak berjajar mobil-mobil yang sedang parkir. Kemudian di bagian depan banyak hiasan-hiasan dari bambu, maklumlah karena ada event solo creatif expo sehingga di buat sekreatif mungkin.

SCE di Benteng Vastenburg
Kemudian saya masuk, sebelumnya membayar tiket untuk umum sebesar 10.000 rupiah sedangkan untuk pelajar 5000 rupiah untuk rombongan juga ada tarif tersendiri. Dengan membeli tiket seharga 10.000 bebas masuk di 4 tempat lain yang masih merupakan event ini.
Tiket SCE
Saya kemudian masuk, setelah masuk ada pemandangan yang unik. Stan-stan pameran tersebut di buat dari dedaunan. Kemudian saya masuk di tempat informasi memasukkan tiket untuk undian. Lalu saya masuk ke stan, di sana terdapat beberapa pameran produk UKM. Ada dompet , kerajinan rotan, lilin yang di kreasikan dengan bentuk eskrim dll.

Kerajinan lilin berbentuk es krim

dompet manik-manik
Perlu di ketahui acara Solo Creative Expo merupakan kerjasama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo dengan pemerintah kota Solo serta kabupaten di Soloraya. Acara ini terdiri dari 4 acara yang tersebar di beberapa tempat, yakni Venue Benteng Vastenburg menghadirkan aneka produk kreatif dan art perform wilayah Surakarta, Venue Solo Square menghadirkan produk otomotif kreatif, Venue Diamond Convention Center menyajikan creative food dan agriculture, Venue Graha Wisata menampilkan creative printing dan publishing serta finance dan investment.

Grha wisata niaga salah satu tempat SCE
Puas mengelilingi stan kerajinan tangan, saya ke stan sebelahnya. Ternyata ada stan Bank Indonesia yang memamerkan uang Indonesia dari tahun ke tahun. Wah, jadi tambah pengetahuan, tak perlu ke museum bank Indonesia (hehe). Bentuk uang pada zaman dahulu bermacam-macam ada yang berbentuk logam, ada kertas, ada pula kain. Aneh ya kain di buat uang, kalau sekarang tidak ada.

Setelah puas menelusuri stan, saya ke stan jajanan, yang terletak di bagian belakang benteng vastenburg. Di sekitarnya ada berbagai macam benda-benda yang di buat se unik mungkin.


Kemudian saya berjalan-jalan mengelilingi tempat stand,tempat stan di buat seperti rumah, yang terbuat dari bambu. Di dekatnya banyak ornamen-ornamen dari bambu.


4 komentar:

Developed by Suciana | Designed By Templateism | Seo Blogger Templates