Sabtu, 04 Januari 2014

Berhati-hatilah dengan Paham Teroris

Share it Please
Beberapa tema pengajian yang saya ikuti membahas tentang terorisme, agar kita selalu waspada pada terorisme. Terorisme di Indonesia sepertinya mati satu tumbuh seribu, satu selesai satu lagi tumbuh. Untuk itu sebagai masyarakat kita harus waspada. Bagaimana agar kita tidak terjerat dalam tindakan terorisme.


Kebanyakan dari mereka mempunyai ideologi yang agak menyimpang. Sebagian mengkafirkan saudaranya sendiri sesama muslim, sebagian lagi menghalalkan darah orang lain. Jadi mereka merasa membunuh orang sah-sah saja. Ada beberapa kelompok yang mempunya ideologi yang menyimpang ini. Namun saya tidak menyebutkan, sebaiknya hati-hati saja.

Majelis ilmu yang membahas agar kita berhati-hati terhadap terorisme cukup banyak. Kitapun bisa mendatanginya, sangat disayangkan jika kajian-kajian ini justru sedikit yang datang. Bagaimana orang yang mempunyai paham terorisme? mungkinkah dia datang, semoga saja mereka datang. Pemahaman perlu dilawan dengan pemahaman. Mereka harus disadarkan bahwa pemahaman mereka keliru. Semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka untuk kembali ke jalan yang benar.

Dalam ceramahnya, Ustaz kami menyerukan agar tidak masuk dalam ideologi yang cenderung teroris. Kita harus kembali ke ajaran Islam secara benar. Kami juga disarankan agar berhati terhadap kelompok-kelompok yang neo teroris. Selain itu, diharapkan menimba ilmu agama tidak hanya pada internet tapi mendatangi majelis-majelis ilmu. Selain mendapatkan pahala, dan di doakan malaikat, kita tidak mudah terjerumus dalam pemahaman teroris.

Perlu diwaspadai jika ada majelis ilmu yang terkesan sembunyi-sembunyi. Bisa saja mereka takut sama densus 88. Walaupun tidak semua berpaham menyimpang, alangkah baknya kita berhat-hat. Sekarang banyak majelis ilmu yang terang-terangan, yaitu mendatangi majelis taklim di masjid, mendatangi majelis taklim di pondok pesantren

Semoga kita semua terhindar dari paham terorisme. Berhati-hatilah terhadap paham ini. Jangan mau mati sia-sia, jangan mau mati sangit. Pelajarilah ilmu agama dengan benar, dan jangan sampai salah pilih guru.

1 komentar:

Developed by Suciana | Designed By Templateism | Seo Blogger Templates