Rabu, 10 Mei 2017

Wisata Sejarah di Kota Solo, Pelajari Hewan Purbakala dan Fosil Tumbuhan

Share it Please
Liburan memang menjadi momen yang paling dinantikan. Dari banyaknya macam cara untuk berlibur, tidak ada salahnya untuk berlibur sekaligus mengenal atau mengingat kembali sejarah bangsa ini. Cara yang paling menyenangkan untuk hal tersebut adalah berkunjung ke kota dengan destinasi wisata sejarah yang menarik. Seperti berkunjung ke Kota Solo. Dengan membeli tiket Batik Air di traveloka.com/batik-air, kamu bisa langsung diantar menuju ke Kota yang juga bernama Surakarta ini. Surakarta memiliki banyak destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi baik wisata alam maupun budaya.

Museum sangiran dokpri
Oke, setelah tiket Batik Air sudah pasti kamu miliki, sekarang waktunya mengenal sedikit banyak tentang wisata sejarah maupun alam yang bisa kamu kunjungi di Kota Solo.

Seperti halnya Yogyakarta, Solo juga mempunyai Keraton yang sampai sekarang masih ditinggali oleh seorang Sultan dan juga keluarga kerajaan. Untuk melihat isi Keraton, kamu cukup membayar tiket seharga 10.000 rupiah. Di dalam Keraton terdapat banyak benda-benda kuno peninggalan kerajaan, ditambah dengan arsitektur kuno kerajaan yang masih dijaga dan dirawat dengan baik, akan mengantarkanmu bernostalgia ke masa lalu. Ada satu lagi yang pasti menarik hati, di sini kamu bisa berfoto bersama para prajurit Keraton.
Setelah berkunjung ke sejarah kerajaan Solo, kali ini kamu akan diajak mundur lebih jauh lagi, tepatnya di masa purbakala. Museum Manusia Purba Sangiran namanya. Museum yang memiliki koleksi fosil-fosil purbakala terlengkap di Benua Asia, koleksinya mencapai 13.000 fosil. Tidak hanya fosil manusia purba, di sini kamu juga bisa melihat fosil tumbuhan, hewan, dan alat-alat apa saja yang digunakan di jaman itu. Tapi apakah kamu yakin manusia purba sama dengan manusia? saya tidak. Oh ya satu lagi alasan kenapa kamu wajib datang ke tempat ini,  Bengawan Solo. Ya, sungai yang terkenal itu dekat dengan Museum ini loh. Jika kamu ingin berkunjung ke sini dari Solo bisa melewati jalan Solo-Purwodadi. Beberapa bagian jalan sudah diperbaiki jadi perjalanan bisa lancar jaya.
Masih dengan tempat wisata yang mempunyai unsur sejarah, kali ini adalah Taman Sriwedari. Pada awalnya, taman ini sengaja dibangun untuk tempat rekreasi keluarga kerajaan. Namun saat ini sudah menjadi tempat wisata umum. Di Taman Sriwedari ada sebuah gedung yang khusus mempertunjukkan kesenian wayang orang pertunjukannya di malam hari. Gedong ini biasa dinamkan Gedung Wayang Orang. Oh ya, Taman Sriwedari ini terletak di Jantung kota Solo di Jalan Slamet Riyadi.
Destinasi wisata Solo tidak hanya tentang sejarah. Bagi kalian yang suka dengan wisata alam, Air Terjun Grojogan Sewu adalah pilihan yang tepat. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat Kota Solo, menjadikan air terjun ini selalu ramai dikunjungi. Tepat di sisi barat Gunung Lawu, Grojogan Sewu memiliki pemandangan yang indah dan udara yang sangat sejuk. Di sini kamu akan menemukan beberapa air terjun, dan yang paling terkenal adalah air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 80 meter. Sensasi yang bisa kamu dapat saat mengunjungi air terjun ini adalah menaiki ribuan tangga.
batik ngelmu.id.jpg(foto:ngelmu.id)
Kota Solo juga terkenal dengan batik khasnya. Kamu bisa berkunjung ke Pasar Klewer untuk membeli batik khas Solo. Pasar Klewer terkenal dengan julukan pusatnya tekstil di Kota Solo. Di pasar yang letaknya dekat dengan alun-alun ini, kamu tidak hanya bisa membeli batik, ada juga bermacam jenis pakaian dan kain yang bisa kamu temukan. Tempat yang sangat asik buat minum kopi sambil melihat aktifitas masyarakat Solo. Beberapa hari lalu pasar Klewer baru saja di resmikan oleh Presiden Jokowi setelah renovasi. Kini Pasar Klewer terlihat bersih dan nyaman untuk pembeli. Dulu kalau mau beli baju harus berdesak-desakan dengan kurir dagangan. Jika kamu belum puas, kamu bisa mengunjungi Beteng Trade Center dan PGS letaknya di depan Galabo. Jadi jika kamu lelah berbelanja batik, kamu bisa leyeh-leyeh di Galabo. Di siang hari pun beberapa warung ada yang sudah buka lapak, sedangkan di malam hari lebih ramai lagi.
Di malam harinya, kamu bisa mengunjungi Galabo yang merupakan destinasi wisata kuliner. Berada di kawasan Gladag, Galabo menyediakan berbagai macam outlet yang menawarkan makanan dan jajanan khas Solo. Ya, Gasebo bisa dibilang tempat kumpulnya makanan dan jajanan khas Solo.
Bagaimana? Menarik bukan? Cukup dengan membeli tiket Batik Air kamu bisa membeli batik khas Solo yang menarik hati.

2 komentar:

  1. sempet ke solo, terus bingung mau jalan kemana :D

    pernah ke grojogan sewu,setau sha sih itu masuknya karanganyar, bukan solo ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak grojogan sewu masuk karanganyar, Kalau solo aja wisatanya belanja, budaya kuliner. Kalau karanganyar masih masuk karisedenan surakarta kok mbak

      Hapus

Developed by Suciana | Designed By Templateism | Seo Blogger Templates